Menurut dia, dalam menjalankan modusnya, Herman Ramli membentuk 17 nasabah fiktif. Herman juga memalsukan sejumlah tanda tangan nasabah. Polisi sudah memblokir rekening Herman di BCA, termasuk rekening 17 nasabah. “Jika ada nasabah yang merasakan namanya dicemarkan, silahkan mengadukan ke polisi.”